DASAR AYAT NAMA BAPA DI SEBUTKAN

Juni 16, 2017

Ada banyak theolog berpendapat nama YAHWEH tidak boleh di sebutkan.

Apakah pendapat tersebut memang sesuai keinginan sang Tuhan sendiri  ?

Mari kita lihat beberapa ayat, yang ternyata Tuhan sendiri menginginkan namaNya di kenal di masyurkan di puji di muliakan manusia.

2. Isa 12:4 Pada waktu itu kamu akan berkata: “Bersyukurlah kepada YAHWEH, PANGGILLAH NAMA-Nya, beritahukanlah perbuatan-Nya di antara bangsa-bangsa, masyhurkanlah, bahwa nama-Nya tinggi luhur!

4. Isa 18:7 Pada waktu itu juga persembahan akan disampaikan kepada YAHWEH semesta alam dari kaum yang jangkung dan berkulit mengkilap, dan dari kaum yang ditakuti dekat dan jauh, yakni bangsa yang berkekuatan ulet dan lalim, yang negerinya dilintasi sungai-sungai, ke tempat nama YAHWEH semesta alam, yaitu gunung Sion.

image

5. Isa 25:1 Ya YAHWEH, Engkaulah Tuhanku; aku mau meninggikan Engkau, mau menyanyikan syukur bagi NAMA-Mu; sebab dengan kesetiaan yang teguh Engkau telah melaksanakan rancangan-Mu yang ajaib yang telah ada sejak dahulu.

David DS Lumoindong

6. Isa 26:13 Ya YAHWEH, TUHAN kami, tuan-tuan lain pernah berkuasa atas kami, tetapi hanya nama-Mu saja kami masyhurkan.

7. Isa 29:23 Sebab pada waktu mereka, keturunan Yakub itu, melihat apa yang dibuat tangan-Ku di tengah-tengahnya, mereka akan menguduskan nama-Ku; mereka akan menguduskan Yang Kudus, Tuhan Yakub, dan mereka akan gentar kepada Elohim Israel; 

PUTRI DARI DAERAH DAN AGAMA MINORITAS PENYUMBANG KADO HUT 71 TAHUN RI

Agustus 19, 2016

 

KIRANYA REVOLUSI SISTEM PEREKRUTAN INDONESIA AKAN MENGHASILKAN 33 MEDALI EMAS TAHUN 2020

 

By David DS Lumoindong

INDONESIA TIDAK MAMPU RAIH MEDALI EMAS TANPA LILYANA NATSIR PUTRI MANADO BATAK

LILYANA NATSIR PAHLAWAN MEMBAWA INDONESIA MELOMPATI PERINGKAT 50 MENJADI 39.

 

Inilah kenyataan setelah Indonesia merdeka selama 71 tahun, terbukti kemampuan Indonesia sengat rendah dalam bersaing meraih peringkat di Olimpiade. Setelah di pimpin 7 Presiden hebat dalam politik tapi belum hebat dalam menunjukkan pada dunia bahwa Indonesia patut di perhitungkan. Kebanggaan semu yang mengangkat Indonesia terlalu tinggi oleh mereka yang melihat besarnya jumlah penduduk dan luasnya wilayah, karena kenyataannya tidak bisa berbuat apa-apa, lemah tidak berdaya, bahkan dianggap Negara yang tidak perlu di perhitungkan.

Kegagalan prestasi olah raga bangsa ini, salah satu sebabnya adalah kurang di beri peluang bagi anak daerah atau kelompok minoritas untuk menempati posisi penting demi kemajuan pembinaan olah raga. Perebutan kekuasaan di badan pengambilan keputusan dalam perencanaan, sangat sulit tokoh yang kredibel tapi dari kelompok minoritas untuk menang suara terbanyak. Misalnya Menteri Olahraga, Ketua Umum KONI, Ketua Umum PSSI, Ketua Umum PBSI dan sebagainya, sehingga pengolahan lembaga perekrutan  pelatihan atlet kurang maximal. Dengan jumlah penduduk sebanyak 200 an juta seharusnya akan di dapatkan calon atlet terbaik di semua cabang olah raga. Fasilitas dan pembinaan yang amburadul, kegaduhan kepengurusan menjadi bukti keamburadulnya pembinaan generasi muda.

Dunia pendidikan selama 12 tahun hanya menghasilkan tenaga yang tidak trampil dan tidak terpakai di dunia kerja, sehingga menyebabkan banyak pengangguran. 12 tahun penddikan hanya di hargai menjadi Satpam, klining servis, penjaga stand dan sebagainya. Bukankah tidak perlu habis waktu 12 tahun hanya untuk pekerjaan seperti itu, jika memang di siapkan jadi satpam, bukankah sebaiknya anak-anak cukup latihan bela diri, klining servis bukankah cukup belajar beberapa bulan, lalu untuk apa 12 tahun pendidikan, jika hasilnya tidak menjadi tenaga ahli ?. Jika calon Satpam dan militer, polisi di didik selama 12 tahun beladiri maka akan jadi olah raga hebat.

 

dirgahayu ri 71 DAN 33 ANAK DAERAH

Prestasi yang di tunjukkan Lilyana Natsir kiranya menggugah hati dan member pencerahan bagi para politikus dan penguasa untuk secara serius menjadikan semboyan : “hineka Tunggal Ika” sebagai strategy untuk meraih prestasi, mengangkat martabat bangsa, mencapai cita-cita kesejahteraan seluruh rakyat.

Sebab sebagaimana kemerdekaan tidak dicapai tanpa kesamaan hak setiap suku, agama sehingga membangkitkan semangat bersatu berjuang demi kemerdekaan bersama.

Demikian juga jika bangsa ini inginkan Indonesia berada di peringkat 10 besar dunia olahraga, pendidikan, ekonomi, maka perlunya reformasi total semua lini, selain revolusi mental pendidikan anak juga termasuk dunia pemerintahan.

 

Kenapa dalam pemerintahan ? Pemerintah masih di kuasai politik mayoritas, merasa kelompok terbesar maka semua dikuasai harus oleh mayoritas. Contoh selama puluhan tahun pemerintahan bangsa ini tidak pernah suku Papua di hargai menjadi menteri. Tetapi sejak gejolak prokemerdekaan masih tidak dapat dir edam, maka sesudah reformasi maka pemerintah mulai menempatkan menteri ada perwakilan papua, sekalipun hanya untuk posisi yang tidak strategis. Rakyat dapat melihat hal ini, hanya untuk “membujuk” warga papua supaya merasa di akui di bangsa ini. Pertanyaannya apakah setiap daerah harus bergejolak dulu baru penguasa mulai membujuk dengan menempatkan 33 menteri dari 33 provinsi ?. Sungguh ini merupakan kepincangan, diskriminasi terhadap daerah. Papua dengan luas wilayah  dan kontribusi sumbangan besar tehadap APBN sewajarnya mendapat minimal 2 kader sebagai menteri, tapi kenapa hanya satu, maka saya menganggap itu hanya sekedar “membujuk” papua.

Sistem perekrutan pejabat Negara seperti ini yang menyebabkan 71 tahun Indonesia merdeka tapi Negara belum mampu memelihara fakir miskin dan anak terlantar. Karena kwalitas moral pejabat yang terpilih lebih berpeluang bagi mereka yang bermental bobrok. Perlunya Revolusi system perekrutan yang lebih berkwalitas di tetapkan oleh presiden atau dalam Undang-undang. Perlunya ada Komisi Khusus mengawasi perekrutan seperti KPK mengawasi. Jika revolusi perekrutan pejabat dan pendidikan serta seleksi generasi muda berprestasi maka akan dihasilkan bangsa ini di perhitungkan di antara bangsa adidaya. Karena prestasi pejabat seperti A Hok dan Risma yang menghasilkan percepatan pembangunan secara luar biasa, prestasi kemajuan di semua lini, termasuk pendidikan dan olah raga.

   AHOKWali Kota Surabaya Tri Rismaharini

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini

 

Kelompok masyarakat daerah minoritas dan agama minoritas tidak merasa masyarakat kelas dua. Karena mendapat hak yang sama tanpa melihat Suk,u Agama, Ras, sehingga yang berkwalitas moral, berprestasi yang akan terpilih.

Jika hanya kelompok mayoritas maka perjuangan bangsa ini capai kemerdekaan tidak akan tercapai. Sebab Indonesia terpecah dengan banyak kerajaan, Negara Serikat, jika daerah dan agama minoritas tidak di anggap setara sama hak maka Indonesia akan tetap terjajah. Demikian juga dalam mencapai cita-cita kersejahteraan tidak akan tercapai karena penjajahan para koruptor sistem perekrutan, koruptor kesetaraan pembangunan, koruptor kesamaan hak. Koruptor segala lini harus di hapuskan dari pemerintahan bangsa ini.

Saat Kemerdekaan Indonesia, salah satu suku minoritas dan beragama minoritas adalah Minahasa (Manado), penduduk hanya sedikit tapi di penuhi tenaga ahli pendidikan tinggi dan pejuang memiliki andil besar bagi kemerdekaan, sehingga banyak yang dipercayakan jadi menteri. Tetapi selama masa Orde Baru 30 tahun tidak satupun tokoh asal daerah ini yang menjadi menteri, bahkan kini di masa tokoh yang sangat menerima keberadaan daerah papua, tapi juga belum ada satupun masuk kabinet. Maka daerah ini tidak memiliki andil besar dalam kemajuan bangsa ini, sehingga hanya sangat di butuhkan saat kemerdekaan ?. Isu sentiment suku yang sering didengar, adalah suku ini di dikreditkan sebagai antek penjajah dan berbagai isu negative, apa demi membenarkan suku ini tak layak lagi di jajaran menteri ?. Apa yang terjadi dengan system perekrutan mentri di bangsa ini, ini menjadi tolak ukur segala perekrutan yang berlangsung telah menjadi penyebab sedikitnya prestasi 40 besar Negara dunia. Hanya 1 saja putri daerah Lilyana Natsir tapi dialah yang telah menyumbangkan peringkat  Indonesia di 39 besar didampingi Tontowi Ahmad putra suku mayoritas beragama mayoritas, bagaimana jika di semua lini termasuk menteri maka akan lebih banyak prestasi di raih bangsa ini. Hanya dialah yang memberi kado di kemerdekaan bangsa ini, kiranya ini membuka mata para pemimpin bangsa ini untuk kembali member kesempatan semua daerah untuk maju baik sebagai menteri, olahragawan dan sebagainya.

Semoga Indonesia di tahun 2020 akan puluhan medali emas karena telah terjadi revolusi system perekrutan di bangsa ini. Indonesia ada 33 provinsi jika setiap daerah menyumbang 1 emas saja maka aka nada 33 medali di raih Indonesia. Selamat Bhineka Tunggal Ika telah mencapai 71 tahun Indonesia merdeka. Maafkan kiranya penggunaan istilah, kata yang tidak enak digunakan tapi inilah kenyataan bangsa ini, kiranya menjadi suatu pemicu untuk segera revolusi system perekrutan di siapkan.

 

 

 

Pejabat Tak Bantu Warga Dipecat A Hok

Mei 19, 2016

Ahok – Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama Akan Memecat Pejabat yang Tak Suka Membantu masyarakat kecil. Silahkan warga yang membutuhkan pertolongan untuk melapor ke pejabat di wilayahnya. Bila tidak dibantu, warga bisa melapor padanya dan pejabat terkait akan dipecat.

Basuki mengancam akan menonaktifkan pejabat maupun aparatur setempat yang tidak mau membantu warganya yang dirundung kesulitan. Maka itu, Basuki meminta warga aktif melapor persoalan mereka.

“Kalau mereka juga nggak mau (bantu) sms ke saya, kami bantu sambil nanti saya pecat-pecatin mereka yang nggak mau bantu,” tandasnya (Berita Jakarta).

“Warga yang butuh pertolongan, apa saja, bagi yang tidak mampu, lapor ke lurahnya. Kalau lurah tidak mau, lapor ke pakcCamat atau wali kota,” kata Basuki saat meresmikan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Anggrek di Jalan H Gandun RT 007/08 Lebak Bulus, Cilandak, Kamis.

Hal ini mendorong masyarakat kecil untuk tidak pesimis, tapi optimis penyelesaian problem mereka, sekalipun dalam keterbatasan keuangan. Sikap Gubernur seperti ini membawa harapan baru bagi masyarakat, akan seorang pahlawan Super yang di mimpikan masa kecil, bagi saya pak AHok lah Pahlawan Super Indonesia masa kini. Sudah terlalu lama masyarakat mengalami para pemimpin hanya memanfaatkan mereka dan lebih mementingkan memperkaya diri, banyak janji-janji palsu, sehingga munculnya pemimpin yang dapat di pegang janjinya, keberaniannya, berkomitmen bagi kepentingan masyarakat selama ini hanya mimpi, tapi ternyata mimpi menjadi keny

ataan dengan kehadiran AHok. Sikap pemimpin seperti ini akan di dukung masyarakat luas, harapan  masyarakat ini, akan lebih banyak tokoh Super pada para pemimpin negara dimasa pemerintahan Presiden Jokowi. Para pemimpin Super ini perlu bekerjasama, jangan di biarkan adu domba atau di kambing hitamkan oleh tokoh-tokoh jahat. Demikian disampaikan David Steinly Lumoindong. (19/5).

 

SEJARAH SEPAK BOLA INDONESIA

Januari 31, 2016

Masuknya sepak bola di Indonesia tidak lepas dari bangsa lain yang melakukan perdagangan maupun penjajahan di Indonesia. Cina datang ke nusantara pada saat itu mengenalkan permainan sepak bola untuk membuktikan bahwa negeri tirai bambu tersebut tidak kalah superior dibandingkan negara-negara eropa seperti Belanda. Selain berkeinginan untuk berdagang, Cina mempunyai andil yang cukup besar untuk sejarah sepak bola Indonesia. Tercatat pada tahun 1915 banyak terbentuk perkumpulan / klub sepak bola yang didirikan warga Tionghoa, bahkan pada tahun 1920 Tionghoa Surabaya dan UMS Jakarta menjadi raja persepakbolaan Hinda Belanda(Nama Indonesia jaman dulu)yang pernah masuk ke piala dunia tahun 1938. Keren ternyata Indonesia yang dulu pernah ikut piala dunia, semoga di jaman modern prestasi itu dapat diraih kembali.
Di akhir tahun 1920, pertandingan voetbal atau sepak bola sering kali digelar untuk meramaikan pasar malam. Pertandingan dilaksanakan sore hari. Sebenarnya selain sepak bola, bangsa Eropa termasuk Belanda juga memperkenalkan olahraga lain, seperti kasti, bola tangan, renang, tenis, dan hoki. Hanya, semua jenis olahraga itu hanya terbatas untuk kalangan Eropa, Belanda, dan Indo. Alhasil sepak bola paling disukai karena tidak memerlukan tempat khusus dan pribumi boleh memainkannya.

Lapangan Singa (Lapangan Banteng) menjadi saksi di mana orang Belanda sering menggelar pertandingan panca lomba (vijfkam) dan tienkam (dasa lomba). Khusus untuk sepak bola, serdadu di tangsi-tangsi militer paling sering bertanding. Mereka kemudian membentuk bond sepak bola atau perkumpulan sepak bola. Dari bond-bond itulah kemudian terbentuk satu klub besar. Tak hanya serdadu militer, tapi juga warga Belanda, Eropa, dan Indo membuat bond-bond serupa.

Dari bond-bond itu kemudian terbentuklah Nederlandsch Indische Voetbal Bond (NIVB) yang pada tahun 1927 berubah menjadi Nederlandsch Indische Voetbal Unie (NIVU). Sampai tahun 1929, NIVU sering mengadakan pertandingan termasuk dalam rangka memeriahkan pasar malam dan tak ketinggalan sebagai ajang judi. Bond China menggunakan nama antara lain Tiong un Tong, Donar, dan UMS. Adapun bond pribumi biasanya mengambil nama wilayahnya, seperti Cahaya Kwitang, Sinar Kernolong, atau Si Sawo Mateng.

Pada 1928 dibentuk Voetbalbond Indonesia Jacatra (VIJ) sebagai akibat dari diskriminasi yang dilakukan NIVB. Sebelumnya bahkan sudah dibentuk Persatuan Sepak Bola Djakarta (Persidja) pada 1925. Pada 19 April 1930, Persidja ikut membentuk Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) di gedung Soceiteit Hande Projo, Yogyakarta. Pada saat itu Persidja menggunakan lapangan di Jalan Biak, Roxy, Jakpus.

Balik kesejarah, dari beberapa peristiwa penting diatas, kita juga perlu mencatat peristiwa berdirinya badan yang menaungi sepak bola se-Indonesia, apalagi kalau bukan PSSI. PSSI atau Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia didirikan di Yogyakarta pada tanggal 19 April 1930 (berdiri sebelum keikutsertaannya di piala dunia 1938 di Perancis). Sebagai Informasi saja Tim yang dikirimkan ke Perancis merupakan tim NIVU (Nederlandsche Indische Voetbal Unie) yaitu badan kerjasama antara PSSI dan NIVB yang telah diakui oleh FIFA, kejadian ini sempat menimbulkan ketegangan antara PSSI dan NIVU karena Soeratin Sosrosoegondo sebenarnya menginginkan pertandingan antara PSSI dengan NIVU terlebih dahulu sebelum memutuskan siapa yang berangkat ke piala dunia. Coba dulu yang maju PSSI, mungkin nama yang tercatat bukan Hinda Belanda, melainkan Indonesia !.

Pada tahun 1930-an, di Indonesia berdiri tiga organisasi sepakbola berdasarkan suku bangsa, yaitu Nederlandsch Indische Voetbal Bond (NIVB) yang berganti nama menjadi Nederlandsch Indische Voetbal Unie (NIVU) pada tahun 1936 yang merupakan milik bangsa Belanda, Hwa Nan Voetbal Bond (HNVB) milik bangsa Tionghoa, dan Persatoean Sepakraga Seloeroeh Indonesia (PSSI) milik orang Indonesia.

Memasuki tahun 1930-an, pamor bintang lapangan Bond NIVB, G Rehatta dan de Wolf, mulai menemui senja berganti bintang lapangan bond China dan pribumi, seperti Maladi, Sumadi, dan Ernst Mangindaan. Pada 1933, VIJ keluar sebagai juara pada kejuaraan PSSI ke-3.

Pada 1938 Indonesia lolos ke Piala Dunia. Pengiriman kesebelasan Indonesia (Hindia Belanda) sempat mengalami hambatan. NIVU (Nederlandsche Indische Voetbal Unie) atau organisasi sepak bola Belanda di Jakarta bersitegang dengan PSSI (Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia) yang telah berdiri pada bulan April 1930. PSSI yang diketuai Soeratin Sosrosoegondo, insinyur lulusan Jerman yang lama tinggal di Eropa, ingin pemain PSSI yang dikirimkan. Namun, akhirnya kesebelasan dikirimkan tanpa mengikutsertakan pemain PSSI dan menggunakan bendera NIVU yang diakui FIFA.

Sosok penting dibalik berdirinya PSSI adalah Soeratin Sosrosoegondo, anak pribumi yang telah mengenyam pendidikan di Sekolah Teknik Tinggi Heckelenburg, Jerman. Beliaulah yang berkeinginan mewujudkan Sumpah Pemuda sebagaimana terjadi pada tanggal 28 Oktober 1928, menurut beliau sepak bola merupakan cara yang tepat untuk menyemangati rasa nasionalisme pemuda terhadap penjajahan Belanda. Soeratin Sosrosoegondo juga yang memutuskan hubungan dengan NIVU secara sepihak pada kongres PSSI 1938 di Solo, ini sebenarnya buah kekesalan beliau karena setiap keikutsertaan pertandingan sepak bola kita selalu menggunakan bendera NIVU (Belanda). Sepak bola Indonesia sepat vakum beberapa tahun karena kedatangan Jepang yang berhasil mengusir Belanda dari tanah Indonesia. Jepang memaksa semua bond sepak bola dan PSSI masuk menjadi bagian dari Tai Iku Kai ( Badan olahraganya Jepang). Bentukan pemerintahan militer Jepang. Di masa ini, Taiso, sejenis senam, menggantikan olahraga permainan. Baru setelah kemerdekaan, olahraga permainan kembali semarak.

Tahun 1948, pesta olahraga bernama PON (Pekan Olahraga Nasional) diadakan pertama kali di Solo. Di kala itu saja, sudah 12 cabang olahraga yang dipertandingkan. Sejalan dengan olahraga permainan, khususnya sepak bola, yang makin populer di masyarakat, maka kebutuhan akan berbagai kelengkapan olahraga pun meningkat. Pada tahun 1960-1970-an, pemuda Jakarta mengenal toko olahraga Siong Fu yang khusus menjual sepatu bola. Produk dari toko sepatu di Pasar Senen ini jadi andalan sebelum sepatu impor menyerbu Indonesia. Selain Pasar Senen, toko olahraga di Pasar Baru juga menyediakan peralatan sepakbola.

Pengaruh Belanda dalam dunia sepak bola di Indonesia adalah adanya istilah henbal, trekbal (bola kembali), kopbal (sundul bola), losbal (lepas bola), dan tendangan 12 pas. Istilah beken itu kemudian memudar manakala demam bola Inggris dimulai sehingga istilah-istilah tersebut berganti dengan istilah persepakbolaan Inggris. Sementara itu, hingga 1950 masih terdapat pemain indo di beberapa klub Jakarta. Sebut saja Vander Vin di klub UMS; Van den Berg, Hercules, Niezen, dan Pesch dari klub BBSA. Pemain indo mulai luntur pada tahun 1960-an.

Baca: “Sejarah Sepak Bola Dunia

Sejarah PSSI

PSSI dibentuk pada tanggal 19 April 1930 di Yogyakarta dengan nama Persatuan Sepak Raga Seluruh Indonesia. Sebagai organisasi olahraga yang lahir pada masa penjajahan Belanda, kelahiran PSSI ada kaitannya dengan upaya politik untuk menentang penjajahan. Apabila mau meneliti dan menganalisa lebih lanjut saat-saat sebelum, selama, dan sesudah kelahirannya hingga 5 tahun pasca proklamasi kemerdekaan tanggal 17 Agustus 1945, terlihat jelas bahwa PSSI lahir dibidani oleh muatan politis, baik secara langsung maupun tidak, untuk menentang penjajahan dengan strategi menyemai benih-benih nasionalisme di dada pemuda-pemuda Indonesia yang ikut bergabung.

PSSI didirikan oleh seorang insinyur sipil bernama Soeratin Sosrosoegondo. Ia menyelesaikan pendidikannya di Sekolah Teknik Tinggi di Heckelenburg, Jerman, pada tahun 1927 dan kembali ke tanah air pada tahun 1928. Ketika kembali, Soeratin bekerja pada sebuah perusahaan bangunan Belanda, Sizten en Lausada, yang berkantor pusat di Yogyakarta. Di sana dia merupakan satu-satunya orang Indonesia yang duduk sejajar dengan komisaris perusahaan konstruksi besar itu. Akan tetapi, didorong oleh semangat nasionalisme yang tinggi, dia kemudian memutuskan untuk mundur dari perusahaan tersebut.

Setelah berhenti dari Sizten en Lausada, Soeratin lebih banyak aktif di bidang pergerakan. Sebagai seorang pemuda yang gemar bermain sepak bola, dia menyadari kepentingan pelaksanaan butir-butir keputusan yang telah disepakati bersama dalam pertemuan para pemuda Indonesia pada tanggal 28 Oktober 1928 (Sumpah Pemuda). Soeratin melihat sepak bola sebagai wadah terbaik untuk menyemai nasionalisme di kalangan pemuda sebagai sarana untuk menentang Belanda.

Untuk mewujudkan cita-citanya itu, Soeratin rajin mengadakan pertemuan dengan tokoh-tokoh sepak bola di Solo, Yogyakarta, dan Bandung. Pertemuan dilakukan dengan kontak pribadi secara diam-diam untuk menghindari sergapan Polisi Belanda (PID). Kemudian, ketika mengadakan pertemuan di hotel kecil Binnenhof di Jalan Kramat 17, Jakarta, Soeri, ketua VIJ (Voetbalbond Indonesische Jakarta), dan juga pengurus lainnya, dimatangkanlah gagasan perlunya dibentuk sebuah organisasi sepak bola nasional. Selanjutnya, pematangan gagasan tersebut dilakukan kembali di Bandung, Yogyakarta, dan Solo yang dilakukan dengan beberapa tokoh pergerakan nasional, seperti Daslam Hadiwasito, Amir Notopratomo, A. Hamid, dan Soekarno (bukan Bung Karno). Sementara itu, untuk kota-kota lainnya, pematangan dilakukan dengan cara kontak pribadi atau melalui kurir, seperti dengan Soediro yang menjadi Ketua Asosiasi Muda Magelang.

Kemudian pada tanggal 19 April 1930, berkumpullah wakil dari VIJ (Sjamsoedin, mahasiswa RHS), BIVB – Bandoengsche Indonesische Voetbal Bond (Gatot), PSM – Persatuan sepak bola Mataram Yogyakarta (Daslam Hadiwasito, A. Hamid, dan M. Amir Notopratomo), VVB – Vortenlandsche Voetbal Bond Solo (Soekarno), MVB – Madioensche Voetbal Bond (Kartodarmoedjo), IVBM – Indonesische Voetbal Bond Magelang (E.A. Mangindaan), dan SIVB – Soerabajasche Indonesische Voetbal Bond (Pamoedji). Dari pertemuan tersebut, diambillah keputusan untuk mendirikan PSSI, singkatan dari Persatoean Sepak Raga Seloeroeh Indonesia. Nama PSSI lalu diubah dalam kongres PSSI di Solo pada tahun 1930 menjadi Persatuan sepak bola Seluruh Indonesia sekaligus menetapkan Ir. Soeratin sebagai ketua umumnya.

Prestasi 

Pertandingan melawan Hongaria

Pada 5 Juni 1938, sejarah mencatat Hungaria yang mengalahkan Hindia Belanda. Mereka bermain di Stadion Velodrome Municipale, Reims, Perancis. Sekitar 10.000 penonton hadir menyaksikan pertandingan ini. Sebelum bertanding, para pemain mendengarkan lagu kebangsaan masing-masing. Kesebelasan Hindia Belanda mendengarkan lagu kebangsaan Belanda Het Wilhelmus. Karena perbedaan tinggi tubuh yang begitu mencolok, walikota Reims menyebutnya, “saya seperti melihat 22 atlet Hungaria dikerubungi oleh 11 kurcaci.”

Meski strategi tak bisa dibilang buruk, tapi Tim Hindia Belanda tak dapat berbuat banyak. Pada menit ke-13, jala di gawang Mo Heng bergetar oleh tembakan penyerang Hongaria Vilmos Kohut. Lalu hujan gol berlangsung di menit ke-15, 28, dan 35. Babak pertama berakhir 4-0. Nasib Tim Hindia Belanda tamat pada babak kedua, dengan skor akhir 0-6. Pada saat itu Piala Dunia memakai sistem gugur.

Meskipun kalah telak, surat kabar dalam negeri, Sin Po, memberikan apresiasinya pada terbitan mereka, edisi 7 Juni 1938 dengan menampilkan headline: “Indonesia-Hongarije 0-6, Kalah Sasoedahnja Kasi Perlawanan Gagah”.

Setelah penampilan perdana itu, Indonesia tidak pernah lagi masuk babak pertama Piala Dunia FIFA, dengan hasil paling memuaskan adalah Sub Grup III Kualifikasi Piala Dunia FIFA 1986. Ketika itu Indonesia hampir lolos ke Piala Dunia 1986 tetapi Indonesia kalah di partai final kualifikasi melawan Korea Selatan dengan agregat 1-6.

Era 1950

Setelah era Perang Dunia kedua, pada tahun 1945, Indonesia memproklamasikan kemerdekaan mereka pada tanggal 17 Agustus 1945.

Setelah itu, sepak bola Indonesia mengalami kemajuan di Asia. Mereka berhasil lolos ke Olimpiade Melbourne 1956. Indonesia berhasil melaju ke perempat final dan bertemu dengan raksasa dunia ketika itu, Uni Soviet yang ketika itu dikapteni oleh kiper terbaik dunia ketika itu, Lev Yashin. Ketika itu mereka berhasil menahan Uni Soviet 0-0. Namun pada akhirnya Indonesia harus kalah dengan skor 4-0 pada pertandingan kedua. Prestasi ini adalah prestasi tertinggi Indonesia dalam sejarah sepak bola di Indonesia.

Pada tahun 1958, Indonesia juga merasakan hasil terbaik di Kualifikasi Piala Dunia 1958 dimana Indonesia berhasil mengalahkan China pada ronde pertama. Namun mereka menolak untuk bertanding melawan Israel pada ronde kedua dikarenakan alasan politis. Sejak saat itu, Indonesia tidak pernah ikut dalam kualifikasi piala dunia hingga tahun 1970.

Uniknya, setelah bertanding di kualifikasi piala dunia, Indonesia berhasil meraih medali perunggu di Asian Games 1958 setelah pada perebutan tempat ketiga berhasil mengalahkan India 4-1.

Era 1960-1970

Pada era ini, lahirlah pesepak bola Indonesia yang terkenal di Asia antara lain Soetjipto Soentoro, Max Timisela, Jacob Sihasale, Kadir, Iswadi Idris, Andjiek Ali Nurdin, dan Yudo Hadianto. Diantara mereka yang paling fenomenal adalah Soetjipto Soentoro. Ia adalah pemain tersukses di Indonesia dengan membawa Indonesia menjadi raja sepak bola Asia.

Ketika itu Indonesia berhasil menjuarai berbagai turnamen yaitu Turnamen Merdeka 1961, 1962, 1969, Piala Emas Agha Khan 1966, dan Piala Raja 1968. Indonesia juga berhasil meraih medali perak dalam Asian Games 1966.

Bahkan pemain Indonesia ada yang dipanggil AFC untuk menjadi bagian dari skuat Asia All Stars pada tahun 1967-1968. Mereka adalah Soetjipto Soentoro yang bertindak sebagai penyerang bayangan sekaligus sebagai kapten, Jacob Sihasale sebagai penyerang tengah, Iswadi Idris bertindak sebagai penyerang sayap kanan, dan Kadir sebagai penyerang sayap kiri. Ketika itu, mereka adalah kuartet tercepat yang pernah dimiliki Indonesia.

Era 1970-1990-an

Era ini merupakan era dimana sepak bola Indonesia masih menjadi negara terkuat di Asia. Indonesia berhasil menjuarai Piala Pesta Sukan 1972 di Singapura untuk terakhir kali. Namun Indonesia sempat berjaya ketika mereka berhasil mengalahkan tim asal Amerika Latin, Uruguay.

Ketika itu Indonesia berhasil mengalahkan Uruguay dengan skor 2-1. Beruntung ketika itu, Indonesia memiliki pemain yang bertalenta yang sangat mumpuni seperti Ronny Paslah, Sutan Harhara, Ronny Pattinasarany, Risdianto, Andi Lala, Anjas Asmara, Waskito dan pemain bekas angkatan Soetjipto Soentoro.

Setelah itu sepak bola Indonesia berangsur mengalami penurunan. Terakhir mereka menjuarai SEA Games 1991 di Manila, Filipina. Di kualifikasi Piala Dunia, prestasi terbaik hanya diraih ketika Indonesia berhasil lolos ke putaran final. Namun harus kandas di tangan Korea Selatan dengan agregat 1-6.

Di Asian Games, Indonesia berhasil meraih medali perunggu setelah menembus semifinal tetapi kalah dari Kuwait pada partai perebutan tempat ketiga. Pemain pada masa itu yang terkenal adalah Ricky Yakobi. Tendangannya volinya yang mengejutkan lawan ketika Indonesia melawan Uni Emirat Arab dengan jarak yang cukup jauh di luar kotak penalty.

Manado Inter di Stadion Klabat Manado Manado Inter U 15
Piala Asia

Di kancah Piala Asia Indonesia pertama kali tampil di putaran final pada tahun 1996 di Uni Emirat Arab (UAE). Indonesia berhasil membuat kejutan di pertandingan pertama dengan berhasil menahan imbang Kuwait 2-2, tetapi akhirnya tersingkir di penyisihan grup setelah kalah 2-4 dari Korea Selatan dan kalah 0-2 dari tuan rumah UAE. Indonesia meraih kemenangan pertama pada tahun 2004 di China setelah menaklukkan Qatar 2-1. Yang kedua diraih ketika mengalahkan Bahrain dengan skor yang sama tahun 2007, saat menjadi tuan rumah turnamen bersama Malaysia, Thailand, dan Vietnam.

Piala AFF

Di kancah Asia Tenggara sekalipun, Indonesia belum pernah berhasil menjadi juara Piala AFF (dulu disebut Piala Tiger) dan hanya menjadi salah satu tim unggulan. Prestasi tertinggi Indonesia hanyalah tempat kedua pada tahun 2000, 2002, dan 2004, dan 2010 (dan menjadikan Indonesia negara terbanyak peraih runner-up dari seluruh negara peserta Piala AFF). Di ajang SEA Games pun Indonesia jarang meraih medali emas, yang terakhir diraih tahun 1991.

Sejarah sepak bola baik dunia maupun Indonesia merupakan sejarah panjang dari sebuah permainan bola sepak yang melegenda hingga saat inipun merupakan olahraga yang banyak digemari di segala usia. Permainan inipun melahirkan peraturan-peraturan yang digunakan untuk melindungi para pemainnya dari cedera. Indonesia pun juga harus berbenah mulai dari sekarang, prestasi jaman dahulu merupakan semangat pejuang yang perlu di contoh, semoga setelah membaca artikel ini teman-teman yang memiliki passion dalam bidang olahraga dapat meningkatkan rasa pejuang dan nasionalisme bangsa. Latihan teknik-teknik sepak bola supaya ditingkatkan lagi, tidak perlu ragu mempelajari teknik dasar sepak bola, karena memang itu cikal bakal permainan sepak bola.

PERATURAN SEPAK BOLA

Januari 31, 2016

Permainan sepak bola adalah salah satu olah raga yang mendunia. Laki-laki, perempuan, anak-anak bahkan kakek semuanya mencintai sepak bola. Banyak dari mereka berasumsi bahwa awal mula sejarah sepak bola berasal dari inggris, tapi ternyata sejarah mencatat bahwa permainan sepak bola sudah ada sejak 3000 tahun yang silam di berbagai pelosok dunia dalam bentuk yang berbeda-beda. Akan tetapi berbicara sejarah awal mula munculnya sepak bola hingga sampai saat ini masih mengundang perdebatan. Karena ada beberapa document yang menjelaskan permainan sepak bola sudah ada sejak masa romawi dan lain sebagainya. Namun secara resmi awal mula permainan sepak bola lahir dari daratan cina, hal tersebut dinyatakan oleh FIFA sebagai badan sepak bola dunia, yaitu berawal dari permainan masyarakat cina pada abad ke-2 sampai abad ke-3 sebelum masehi, dimana olah raga ini dikenal dengan nama “thu-shu”. Dalam document lain sejarah sepak bola datangnya dari negeri jepang, sejak abad ke-8 masyarakat jepang telah mengenal permainan sepak bola. Dari berbagai pernyataan tentang asal usul sejarah olah raga sepak bola tersebut yang jelas dari dulu hingga sekarang permainan sepak bola dimainkan oleh dua tim, dimana masing-masing tim beranggotakan sebelas orang.

Dalam permainan sepak bola terdapat berbagai peraturan, tujuan permainan, taktik permainan dan lain sebagainya. Seperti yang tercatat pada wikipedia, ada beberapa hal yang dapat kita pelajari dalam permainan sepak bola diantaranya ialah :
1. Peraturan Sepak Bola
2. Tujuan Permainan Sepak Bola
3. Taktik Permainan Sepak Bola
4. Ofisial
5. Peraturan
6. Wasit sebagai pengukur waktu resmi
7. Percobaan Penggunaan Gol Emas dan Gol Perak
8. Kejuaraan Internasional Besar
9. Piala dunia mini (piala konfederasi)
10. Sepak Bola di Indonesia
11. Organisasi


1. PERATURAN
Peraturan resmi permainan sepak bola (Laws of the Game) adalah:
– Peraturan 1: Lapangan sepak bola
– Peraturan 2: Bola
– Peraturan 3: Jumlah Pemain
– Peraturan 4: Peralatan Pemain
– Peraturan 5: Wasit yang mengatur pertandingan
– Peraturan 6: Asisten wasit
– Peraturan 7: Lama Permainan
– Peraturan 8: Bola Keluar dan di Dalam Lapangan
– Peraturan 9: Cara Mendapatkan Angka
– Peraturan 10: Offside
– Peraturan 11: Pelanggaran
– Peraturan 12: Tendangan bebas
– Peraturan 13: Tendangan
– Peraturan 14: Lemparan dalam
– Peraturan 15: Tendangan gawang
Selain peraturan-peraturan di atas internasional , keputusan-keputusan Badan Asosiasi Sepak bola Daerah (IFAB) lainnya turut menambah peraturan dalam sepak bola.

2. TUJUAN PERMAINAN SEPAK BOLA
Dua tim yang masing-masing terdiri dari 11 orang bertarung untuk memasukkan sebuah bola bundar ke gawang lawan (“mencetak gol”). Tim yang mencetak lebih banyak gol adalah sang pemenang (biasanya dalam jangka waktu 90 menit, tetapi ada cara lainnya untuk menentukan pemenang jika hasilnya seri). akan diadakan pertambahan waktu 2x 15 menit dan apabila dalam pertambahan waktu hasilnya masih seri akan diadakan adu penalti yang setiap timnya akan diberikan lima kali kesempatan untuk menendang bola ke arah gawang dari titik penalti yang berada di dalam daerah kiper hingga hasilnya bisa ditentukan. Peraturan terpenting dalam mencapai tujuan ini adalah para pemain (kecuali penjaga gawang) tidak boleh menyentuh bola dengan tangan mereka selama masih dalam permainan.

3. TAKTIK PERMAINAN SEPAK BOLA
Taktik yang biasa dipakai oleh klub-klub sepak bola adalah sebagai berikut:
1. 4-4-2 (klasik: empat pemain belakang/skipper)
2. 4-4-2 (dengan dua gelandang sayap)
3. 4-4-1-1 (2 pasang gelandang sayap,satu gelandang serang dan striker tunggal)
4. 4-2-4 (2 sayap)
5. 4-3-2-1 (3 pemain gelandang tengah,2 gelandang serang,dan striker tunggal)
6. 4-3-1-2 (4 bek,3 gelandang bertahan,1 penyerang lubang,2 striker)
7. 4-5-1 (4 bek,2 sayap,3 gelandang,1 striker)
8. 4-3-3 (4 bek,3 gelandang bertahan,2 striker sayap,1 striker tengah)
9. 4-2-3-1 (2 bek tengah,2 bek sayap, 2 winger,1 penyerang lubang,1 striker)
10. 4-3-3 (2 bek sayap,2 bek tengah,2 sayap,1 gelandang bertahan,3 striker tengah)
11. 4-1-4-1 (4 bek,1 gelandang bertahan,4 gelandang,1 striker)
12. 3-4-3 (dengan winger)
13. 3-5-2 (dengan libero/sweeper)
14. 3-5-2 (tanpa libero/sweeper)
15. 3-6-1
16. 5-4-1
Taktik yang dipakai oleh sebuah tim selalu berubah tergantung dari kondisi yang terjadi selama permainan berlangsung. Pada intinya ada tiga taktik yang digunakan yaitu; Bertahan, Menyerang, dan Normal.

4. OFISIAL
Sebuah pertandingan diperintah oleh seorang wasit yang mempunyai “wewenang penuh untuk menjalankan pertandingan sesuai Peraturan Permainan dalam suatu pertandingan yang telah diutuskan kepadanya” (Peraturan 5), dan keputusan-keputusan pertandingan yang dikeluarkannya dianggap sudah final. Sang wasit dibantu oleh dua orang asisten wasit (dulu dipanggil hakim/penjaga garis). Dalam banyak pertandingan wasit juga dibantu seorang ofisial keempat yang dapat menggantikan seorang ofisial lainnya jika diperlukan.selain itu juga mereka membutuhkan alat-alat untuk membantu jalannya pertandingan seperti:
1. papan pengganti pemain
2. meja dan kursi

5. PERATURAN SEPAK BOLA
5.1 Lapangan permainan
1. Ukuran: panjang 100-110 m x lebar 64-75 m
2. Garis batas: garis selebar … cm, yakni garis sentuh di sisi, garis gawang di ujung-ujung, dan garis melintang tengah lapangan; … m lingkaran tengah; tak ada tembok penghalang atau papan
3. Daerah penalti: busur berukuran 18 m dari setiap pos
4. Garis penalti: … m dari titik tengah garis gawang
5. Garis penalti kedua: … m dari titik tengah garis gawang
6. Zona pergantian: daerah … m (… m pada setiap sisi garis tengah lapangan) pada sisi tribun dari pelemparan
7. Gawang: lebar 7 m x tinggi 2,5 m
8. Permukaan daerah pelemparan: halus, rata, dan tak abrasif

5.2 Bola
1. Ukuran: 68-70 cm
2. Keliling:10 cm
3. Berat: 410-450 gram
4. Lambungan: 1000 cm pada pantulan pertama
5. Bahan: karet atau karet sintetis (buatan)

5.3 Tim
1. Jumlah pemain maksimal untuk memulai pertandingan: 11, salah satunya penjaga gawang
2. Jumlah pemain maksimal keluar lapangan(tidak termasuk cedera): 4
3. Jumlah pemain cadangan maksimal: 12
4. Jumlah wasit: 1
5. Jumlah hakim garis: 2-4
6. Batas jumlah pergantian pemain: 3 kecuali pertandingan uji coba

5.4 Perlengkapan permainan
1. Kaos bernomor (sejak tahun 1954)
2. Celana pendek
3. Kaos kaki
4. Pelindung tulang kering
5. Alas kaki bersolkan karet

5.5 Lama permainan
1. Lama normal: 2×45 menit
2. Lama istirahat: 15 menit
3. Lama perpanjangan waktu: 2×15 menit (bila hasil masih imbang setelah 2 x 45 menit waktu normal)
4. Ada adu penalti jika jumlah gol kedua tim seri saat perpanjangan waktu selesai.
5. Time-out: 1 per tim per babak; tak ada dalam waktu tambahan
6. Waktu pergantian babak: maksimal 15 menit

Lama Permainan

Lama permainan sepak bola normal adalah 2 × 45 menit, ditambah istirahat selama 15 menit di antara kedua babak. Jika kedudukan sama imbang, maka diadakan perpanjangan waktu selama 2×15 menit, hingga didapat pemenang, namun jika sama kuat maka diadakan adu penalti. Wasit dapat menentukan berapa waktu tambahan di setiap akhir babak sebagai pengganti dari waktu yang hilang akibat pergantian pemain, cedera yang membutuhkan pertolongan, ataupun penghentian lainnya. Waktu tambahan ini disebut sebagai injury time atau stoppage time.

Gol yang dicetak dalam perpanjangan waktu akan dihitung menjadi skor akhir pertandingan, sedangkan gol dari adu penalti hanya menentukan apabila suatu tim dapat melaju ke pertandingan selanjutnya ataupun tidak (tidak mempengaruhi skor akhir). Pada akhir tahun 1990-an, International Football Association Board (IFAB) memberlakukan sistem gol emas (golden gol) atau gol perak (silver gol) untuk menyelesaikan pertandingan. Dalam sistem gol emas, tim yang pertama kali mencetak gol saat perpanjangan waktu berlangsung akan menjadi pemenang, sedangkan dalam gol perak, tim yang memimpin pada akhir babak perpanjangan waktu pertama akan keluar sebagai pemenang. Kedua sistem tersebut tidak lagi digunakan oleh IFAB.

 

6. WASIT SEPAK BOLA
Wasit yang memimpin pertandingan sejumlah 1 orang dan dibantu 2 orang sebagai hakim garis. Kemudian dibantu wasit cadangan yang membantu apabila terjadi pergantian pemain dan mengumumkan tambahan waktu. Pada Piala Dunia 2006, digunakan ofisial ke-lima. Penggunaan 2 wasit sempat dicoba pada copa italia.Penggunaan 4 hakim garis kabarnya juga dicoba di piala dunia 2010,dimana 2 diantaranya berada di belakang gawang.

7. PERCOBAAN PENGGUNAAN GOL EMAS DAN PERAK
Pada akhir 1990-an, IFAB mencoba membuat pertandingan lebih mungkin berakhir tanpa memerlukan adu penalti, yang sering dianggap sebagai cara yang kurang tepat untuk mengakhiri pertandingan. Contohnya adalah sistem gol perak yang mengakhiri pertandingan jika sebuah gol dicetak pada perpanjangan waktu pertama, dan gol emas yang mengakhiri pertandingan jika sebuah gol dicetak pada perpanjangan waktu kedua. Kedua sistem ini telah dihentikan oleh IFAB.

8. KEJUARAAN INTERNATIONAL BESAR
Kejuaraan internasional terbesar di sepak bola ialah Piala Dunia yang diselenggarakan oleh Fédération Internationale de Football Association. Piala Dunia diadakan setiap empat tahun sekali. Lebih dari 190 timnas bertanding di turnamen kualifikasi regional untuk sebuah tempat di babak final. Turnamen babak final yang berlangsung selama empat minggu kini melibatkan 32 timnas (naik dari 24 pada tahun 1998).
Kejuaraan internasional yang besar di setiap benua adalah:
– Eropa: Piala Eropa atau dikenal dengan nama Euro
– Amerika Selatan: Copa América
– Afrika: Piala Afrika
– Asia: Piala Asia
– Amerika Utara: Piala Emas CONCACAF
– Oseania: Piala Oseania

9. PIALA DUNIA MINI (Piala Konfederasi)
Ajang tingkat klub terbesar di Eropa adalah Liga Champions, sementara di Amerika Selatan adalah Copa Libertadores. Di Asia, Liga Champions Asia adalah turnamen tingkat klub terbesar. Sepak bola sudah dimainkan di Olimpiade sejak tahun 1900. (kecuali pada Olimpiade tahun 1932 di Los Angeles). Awalnya ini hanya untuk pemain-pemain amatir saja, namun sejak Olimpiade Los Angeles 1984 pemain profesional juga mulai ikut bermain, disertai peraturan yang mencegah negara-negara daripada memainkan tim terkuat mereka.

Pada saat ini, turnamen Olimpiade untuk pria merupakan turnamen U-23 yang boleh ditamnbahi 3 pemain di atas umur. Akibatnya, turnamen ini tidak mempunyai kepentingan internasional dan prestise yang sama dengan Piala Dunia, atau bahkan dengan Euro, Copa America atau Piala Afrika. Sebaliknya, turnamen Olimpiade untuk wanita membawa prestise yang hampir sama seperti Piala Dunia Wanita FIFA; turnamen tersebut dimainkan oleh tim-tim internasional yang lengkap tanpa batasan umur.

10. SEPAK BOLA DI INDONESIA
Permainan sepak bola di Indonesia juga berkembang pesat. Ini ditandai dengan berdirinya Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) pada tahun 1930 di Yogyakarta yang diketuai oleh Soeratin Sosrosoegondo. Untuk menghargai jasanya, mulai tahun 1966 diadakan kejuaraan sepak bola Piala Soeratin (Soeratin Cup) yakni kejuaraan sepak bola tingkat taruna remaja. Pada saat ini permainan sepak bola digemari oleh hampir seluruh lapisan masyarakat di Indonesia.

11. ORGANISASI Sepak Bola
– Fédération Internationale de Football Association (FIFA) (dunia)
– UEFA (eropa)
– CONMEBOL (amerika latin)
– CONCACAF (amerika)
– AFC (asia)
– CAF (afrika)
– OFC (oseania)

– See more at: http://duniabaca.com/asal-muasal-sejarah-sepak-bola.html#sthash.3FcIsu14.dpuf

SEJARAH LAHIRNYA SEPAK BOLA

Januari 31, 2016

Permainan sepak bola adalah salah satu olah raga yang mendunia. Laki-laki, perempuan, anak-anak bahkan kakek semuanya mencintai sepak bola. Banyak dari mereka berasumsi bahwa awal mula sejarah sepak bola berasal dari inggris, tapi ternyata sejarah mencatat bahwa permainan sepak bola sudah ada sejak 3000 tahun yang silam di berbagai pelosok dunia dalam bentuk yang berbeda-beda. Akan tetapi berbicara sejarah awal mula munculnya sepak bola hingga sampai saat ini masih mengundang perdebatan. Karena ada beberapa document yang menjelaskan permainan sepak bola sudah ada sejak masa romawi dan lain sebagainya. Namun secara resmi awal mula permainan sepak bola lahir dari daratan cina, hal tersebut dinyatakan oleh FIFA sebagai badan sepak bola dunia, yaitu berawal dari permainan masyarakat cina pada abad ke-2 sampai abad ke-3 sebelum masehi, dimana olah raga ini dikenal dengan nama “thu-shu”. Dalam document lain sejarah sepak bola datangnya dari negeri jepang, sejak abad ke-8 masyarakat jepang telah mengenal permainan sepak bola. – See more at: http://duniabaca.com/asal-muasal-sejarah-sepak-bola.html#sthash.3FcIsu14.dpuf

Sebuah buku pedoman latihan perang yang ditemukan di tahun 1887 di Provinsi Yanming, China menyebutkan bahwa permainan sepak bola telah dimainkan oleh militer kekaisaran China sejak abad ke 2 SM.
Masa dinasi Han, yaitu sekitar abad ke-2 sebelum masehi.
Buku yang diperkirakan berumur 900 tahun ini menyebutkan bahwa prajurit-prajurit kekaisaran China melakukan latihan fisik dengan memainkan bola kulit yang bagian dalamnya diisi dengan bulu dan rambut agar lebih empuk. Dalam peraturannya, bola hanya boleh digiring menggunakan tongkat kayu yang juga berfungsi sebagai alat membela diri dalam pertandingan. Bola digiring untuk kemudian dimasukan ke dalam gawang kecil berbentuk setengah lingkaran.
Permainan sepak bola pada zaman tersebut berbeda jauh dengan sepak bola saat ini. Permainan yang disebut tsu chu tersebut merupakan permaianan menggiring bola kulit dan memasukkannya kedalam jaring kecil. Kegiatan ini dilakukan rutin sebagai bentuk pelatihan fisik para tentara dan sebagai hiburan pada acara ulang tahun sang kaisar.
Meski begitu, banyak yang beranggapan bila latihan fisik yang dimainkan oleh para prajurit kekaisaran China pada masa lampau ini tidak termasuk dalam jenis permainan sepakbola melainkan masuk ke jenis softball sehingga pendapat ini pun banyak yang menentang.

Sepak bola juga menjadi bagian dari warga Jepang yang menyebut permainan menggiring bola dari kulit kijang dengan sebutan “kemari”. Permainan semacam inipun juga ditemukan dinegara-negara seperti Mesir Kuno, Romawi, Inggris, Meksiko hingga ke Amerika Tengah yang mulai membuat bola dari karet.

Sumber: http://kisahasalusul.blogspot.com/2014/11/sejarah-asal-usul-sepak-bola-lengkap.html
Disalin dari Blog Kisah Asal Usul.

Versi Asal Usul Sepak Bola dari Inggris beberapa pendapat menyebut bahwa asal usul sepak bola moderen sejatinya berasal dari Inggris. Sumber-sumber yang ada menyebut jika permainan ini pertamakali dikenalkan pada awal tahun 1170 di Kerajaan Inggris dan mencapai puncak popularitas pada tahun 1300-an. Permainan sepakbola ini dimainkan oleh jumlah orang yang tidak terbatas. Jika saat ini satu tim sepakbola beranggotakan 11 orang, pada masa itu sepak bola dapat dimainkan oleh lebih dari 1000 orang. Permainan sepakbola di Inggris sempat dilarang pada kepemimpinan Raja Edward III. Alasannya adalah karena pada masa itu Inggris tengah melakukan persiapan serangan pada kerajaan Skotlandia. Sang raja khawatir jika karena permainan sepakbola, para prajurit akan malas melakukan latihan dan persiapan persenjataan. Namun, setelah memenangkan perang, sepakbola pun kembali muncul dan semakin meningkat popularitasnya. Sepakbola kala itu sangat disukai meski dalam pertandingannya tidak selalu berakhir dengan cara yang beradab. Alasannya tak lain adalah karena peraturan dan sistem permainan masih belum dibakukan sehingga para pemain bebas melakukan kontak fisik. dengan aturan yang terbatas dan tidak ada wasit pada saat itu, lapangan sering menjadi kekerasan. Itu dapat diterima untuk mengalahkan atau memukul pemain tim lawan termasuk menghancurkan properti pribadi mereka dan bahkan, pada kesempatan, tinggal atau tempat usaha.
Raja James I dari Skotlandia juga mendukung larangan untuk memainkan sepak bola.  Pada tahun 1815, sebuah perkembangan besar menyebabkan sepak bola menjadi terkenal di lingkungan universitas dan sekolah. Kelahiran sepak bola modern terjadi di Freemasons Tavern pada tahun 1863 ketika 11 sekolah dan klub berkumpul dan merumuskan aturan baku untuk permainan tersebut. Bersamaan dengan itu, terjadi pemisahan yang jelas antara olahragarugby dengan sepak bola (soccer). Pada tahun 1869, membawa bola dengan tangan mulai dilarang dalam sepak bola. Selama tahun 1800-an, olahraga tersebut dibawa oleh pelaut, pedagang, dan tentara Inggris ke berbagai belahan dunia.[7]Pada tahun 1904, asosiasi tertinggi sepak bola dunia (FIFA) dibentuk dan pada awal tahun 1900-an, berbagai kompetisi dimainkan diberbagai negara.
Sejarah Sepak Bola Masa Kini Dari inggris, ketenaran permainan sepak bola menyebar ke seluruh penjuru dunia melalui pengenalan oleh negara-negara penjajah ke daerah jajahannya. Antusiasme masyarakat dunia semakin besar terhadap sepak bola dan pada abad ke 18 di Cambridge, aturan-aturan permainan sepakbola mulai disusun dan dibakukan. Aturan-aturan tersebut antara lain adanya kartu kuning, kartu merah, lemparan ke dalam, sepak pojok, penalti, pergantian pemain, ukuran lapangan, ukuran gawang, jumlah pemain, sepak bola putri dan lain sebagainya.

Sumber: http://kisahasalusul.blogspot.com/2014/11/sejarah-asal-usul-sepak-bola-lengkap.html
Disalin dari Blog Kisah Asal Usul.

Sejarah penting terjadi di Inggris, Raja Edward II sempat melarang olahraga ini karena banyaknya tindakan kekerasan dan mengarah pada aksi brutal tanpa aturan yang jelas, hingga pada tahun 1369 Raja Edward III mencabut larangan tersebut dan mengizikan permainan sepk bola namun lambat laun permainan ini kembali dilarang oleh Ratu Elizabeth I pada tahun 1572. Tidak tanggung-tanggung, sang ratu bahkan memberi sanksi berupa penjara bagi rakyatnya yang nekat bermain sepak bola. Pada akhirnya tahun 1680 Raja Charles II mencabut larangan tersebut dan memberikan perlindungan bagi siapapun yang ingin bermain sepak bola di tanah Inggris.

Permaianan sepak bola semacam ini kemudian ditemukan dinegara seperti Romawi, Inggris, Meksiko, Amerika Tengah sampai ke Mesir Kuno yang telah melakukan permainan sepak bola dengan menggunakan bola yang terbuat dari karet.

Kemudian ada sejarah sepak bola kuno yang menarik pada masa Raja Edward di Inggris, dimana sempat muncul pelarangan terhadap permainan sepak bola ini karena begitu banyaknya tindakan kekerasan yang mengarah pada tindakan brutal yang tidak memiliki aturan yang begitu jelas, akan tetapi pada tahun 1369 Raja Edward III kemudian mencabut larangan tersebut dan kembali mengizinkan permainan sepak bola, akan tetapi ternyata lambat laun permainan sepak bola ini kembali lagi mendapat larangan oleh ratu Elizabeth I di tahun 1572. Pelarangan tersebut dikeluarkan tanpa ada kompromi dengan disertai sanksi keras yang dimana barang siapa melakukan permainan sepak bola ini kembali maka akan dihukum penjara kepada rakyat yang masih nekat dalam bermain sepak bola.

Hingga akhirnya angin segar berhembus pada akhir tahun 1680 an, Raja Charless II segera mencabut larangan tersebut dan sekaligus memberikan perlindungan kepada siapapun yang ingin melakukan permainan sepak bola di Inggris.

Sejarah Sepak bola modern

Sejarah sepak bola modern dimulai di Inggris. Ditandai dari berdirinya Organisasi yaitu Football Association lewat pertemuan 11 wakil dari perkumpulan sepak bola yang ada Inggris di Football Association Freemason’s Tavern (london-inggris). Pada pertemuan ini ditetapkan seri peraturan tunggal bermain sepak bola. Kemudian, peraturan tersebut diikuti oleh asosiasi sepak bola wales, Skotlandia, dan Irlandia. Selanjutnya, keempat asosiasi tersebut akan membentuk International Football Association Board (IFAB) untuk dapat mengoordinasi peraturan sepak bola dunia.

Sejalan dengan perkembangan dan kemajuan persepakbolaan dunia, maka lahirlah Federation International de Football Association (FIFA). FIFA berdiri di Paris, Prancis pada 21 Mei 1904. Sebuah pertemuan yang telah digagas oleh dua tokoh sepak bola yaitu Henry Delaunay dan Jules Rimet tersebut kemudian dihadiri oleh tujuh negara yaitu Denmark, Spanyol, Swedia, Swiss, Belgia dan belanda. Negara-negara tersebut kemudian ditetapkan menjadi anggota FIFA yang pertama dimana diketuai oleh Robert Guerin yang berasal dari Prancis. Kejuaraan sepak bola yang ada pada saat itu masih tergolong dalam lingkup olimpiade, namun kenggotaannya terus bertambah.

sejarah sepak bola

Sejarah Sepak Bola Dunia

Perkembangan sepak bola dunia semakin meningkat dari tahun ke tahun, sepak bola modern sudah mulai dimainkan di area kampus ternama seperti Havard, Cambrigde, Amherst, dll pada tahun 1820.
Peraturan sepak bola sendiri mulai di diskusikan pertama kali pada tahun 1848 di Universitas Cambridge. Tercatat beberapa peristiwa penting sebelum terbentuknya badan yang menanungi sepak bola dunia, diantaranya :
Tahun 1863 : Asosiasi sepak bola Inggris (FA) dibentuk
Tahun 1885 : Adanya pertandingan di luar Inggris yaitu Kanada vs Amerika
Tahun 1886 : Diadakan rapat pertama untuk membahas pembentukan asosiasi sepak bola dunia
Tahun 1888 : Mulai ada wasit yang memegang penuh kendali suatu pertandingan
Tahun 1888 : Tendangan pinalti mulai berlaku
Tahun 1904 : FIFA dibentuk dengan anggota Prancis, Belgia, Belanda, Spanyol, Swiss dan Swedia

FIFA ( Fédération Internationale de Football Association) akhirnya lahir pada tahun 1904 untuk memajukan sepak bola di dunia. FIFA memiliki slogan “for the Game, for the World”, yang pada intinya permainan ini akan menjadi pemersatu antar bangsa setelah terjadi perang dunia. Markas FIFA berada di Zurich, Swiss tempat dimana teman-teman menyaksikan kegiatan yang dilakukan oleh FIFA seperti pengundian Liga Champion, penobatan pemain terbaik, dll. Tugas yang diemban oleh FIFA diantaranya mempromosikan sepak bola, mengatur transfer pemain antar tim, memberikan gelar pemain terbaik dunia, dan menerbitkan daftar Peringkat Dunia FIFA setiap bulannya.

Sejarah sepak bola dunia berlanjut ketika pada tahun 1908 sepak bola mulai menjadi olahraga dalam Olimpiade dan mengadakan Kejuaraan Dunia pertama / piala dunia di Uruguay pada tahun 1930. Ada hal unik diluar teknis permainan sepak bola yang perlu dicatat, yaitu keberhasilan BBC menjadi televisi pertama yang menanyangkan sepak bola pada tahun 1938 dan adanya fitur replay gol/ siaran ulang ketika terjadi gol pada tahun 1966. Ini merupakan bagian dari keberhasilan sepak bola sebagai hiburan rakyat yang akhirnya menjadi sebuah olahraga paling digemari di dunia.

Adapun daftar peristiwa penting perjalanan sejarah sepak bola modern berdasarkan tahun:

Pada tahun 1863 terbentuk Asosiasi sepak bolag Inggris
Pada tahun 1885 terdapat pertandingan di luar wilayah inggris yaitu Kanada melawan Amerika
Pada tahun 1886, diadakanlah rapat secara pertama kali dengan agenda membahas pembentukan kelompok yaitu Asosiasi sepak bola dunia.
Pada tahun 1888, terdapat aturan dimana wasit sudah mulai memegang penuh kendali dalam pertandingan.
Pada tahun 1904, FIFA terbentuk di Prancis dengan beranggotakan Swedia, Swiss, Spanyol, Belanda, Belgia dan Prancis.
Pada tahun 1904 akhirnya FIFA berdiri yang ditugaskan untuk bisa memajukan sepak bola dunia dengan memiliki slogan “For The Game, For The World” yang berarti permainan sepak bola akan menjadi sebuah pemersatu antar bangsa sesudah perang dunia. Markas FIFA terletak di Zurich, Swiss dimana merupakan tempat teman-teman dapat menyaksikan kegiatan yang dilaksanakan oleh FIFA semisal pengundian liga champion, pemberian gelar pemain terbaik dan lain-lain. Kemudian adapun tugas yang dimiliki oleh FIFA yaitu mempromosikan sepak bola, melakukan pengaturan transfer pemain dari tim ke tim yang lain, memutuskan gelar pemain terbaik dunia, dan mempublikasikan daftar peringkat dunia FIFA pada setiap bulannya.

Sejarah sepak bola dunia kemudian terus berlanjut terus dimana pada tahun 1908 dimasukkan permainan sepak bola dalam Olimpiade dan melakukan kegiatan kejuaraan dunia pertama untuk permainan sepak bola atau Piala dunia di Uruguay pada tahun 1930an. Terdapat hal yang unik diluar dari teknis permainan sepak bola yang mesti dicatat yakni adanya keberhasilan BBC yang menjadi stasiun televisi pertam yang berhasil menayangkan permainan sepak bola di tahun 1938 dan Pada tahun 1966, digunakannya fitur replay pada setiap gol yang terjadi di siaran TV.

Permainan sepak bola, pada sepanjang sejarah sepak bola memang menjadi sarana hiburan yang paling banyak digemari oleh orang-orang di dunia. Hal itulah yang membuat FIFA kemudian memperlebar sayap sehingga membentuk beberapa badan asosiasi regional yang terdiri atas beberapa negara seperti berikut ini:

UEFA atau yang disingkat Union of European Football Associations yang merupakan suatu kelompok atau asosiasi sepak bola mencakup negara-negara Eropa.
CONCACAF atau yang disingkat The Confederation of North, Central American and Caribbean Association Football yang merupakan sebuah kelompok atau asosiasi sepak bola yang menaungi negara-negara yang ada di Amerika Tengah, Karibia dan Amerika Utara,
CONMEBO atau yang disingkat dari Confederacion Sudamericana de Futbol yang merupakan suatu kelompok atau asosiasi sepak bola yang menaungi negara-negara Asia.
CAF yang hasil singkatan dari Confederation of African Football yang merupakan kelompok atau asosiasi sepakbola untuk menaungi negara-negara yang ada di benua Afrika.
OFC hasil singkatan dari Oceania Football Confederation yang merupakan asosiasi sepak bola yang menaungi negara oceania.

FIFA sendiri saat ini menaungi beberapa badan asosiasi regional yang terdiri dari beberapa negara, berikut ini daftarnya :

UEFA (Union of European Football Associations) : merupakan asosiasi sepak bola untuk negera-negara eropa
CONCACAF (The Confederation of North, Central American and Caribbean Association Football) : merupakan asosiasi sepak bola untuk negara Amerika Utara, Amerika Tengah dan Karibia
CONMEBOL (Confederación Sudamericana de Fútbol) : merupakan asosiasi sepak bola untuk negara-negara Amerika Selatan
AFC (The Asian Football Confederation) : merupakan asosiasi sepak bola untuk negara-negara Asia
CAF (Confederation of African Football) : merupkan asosiasi sepak bola untuk negara Afrika
OFC (Oceania Football Confederation) : merupakan asosiasi sepak bola untuk negara oceania

Itulah perjalanan sejarah sepak bola dunia, tentunya tidak lengkap ketika kita sudah membahas sejarah sepak bola dunia namun tidak membahas sejarah sepak bola indonesia. Olehnya itu, sebagai orang Indonesia mesti mengetahui seperti apa sejarah sepak bola Indonesia?

Sejarah sepak bola Indonesia tentunya tidak terlepas dari peran bangsa lain yang telah melakukan penjajahan atau perdagangan di wilayah Indonesia. Pertama kali, dalam sejarah sepak bola indonesia bahwa Cina lah yang memperkenalkan permainan sepak bola kepada Indonesia untuk menunjukkan bahwa negeri tirai bambu Cina juga tidak kalah superior dibanding negara-negara yang ada di Eropa seperti Belanda. Selain memiliki keinginan untuk melakukan perdagangan, Cina memiliki andil yang begitu besar dalam sejarah sepak bola indonesia. Telah tercatan bahwa pada tahun 1915 sudah terdapat banyak klub atau perkumpulan sepak bola yang berdiri dan didirikan oleh warga Tionghoa, bahkan di tahun 1920 terdapat klub seperti UMS Jakarta dan Surabaya yang sudah menjadi klub terhebat pada persepakbolaan Hindia Belanda (nama Indonesia tempo dulu), kehebatan Indonesia pada saat itu ternyata sudah pernah ikut dalam kancah piala dunia pada tahun 1938, dan mudah-mudahan Indonesia bisa kembali lagi setelah sekian lama tidak bergabung lagi di permainan sepak bola dunia.

Hello world!

Februari 9, 2010

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!